Menyembelih Hawa Nafsu Kita dari Penyakit Merasa


Semoga Allah merahmati kita semua dengan dimampukan untuk dapat menyembelih hawa nafsu kita dari penyakit merasa. 

Merasa sholeh sehingga tidak pantas di kritik.. 
Merasa benar sehingga tidak mau mendengar.. 
Merasa tinggi sehingga tidak mau melihat pandangan lain... 

_"Mencari kebenaran berbeda dengan mencari pembenaran. Pun tipis dalam mau melihat dan mendengar kebenaran."_

Juga merasa rendah diri karena ada yg lebih tinggi sehingga malu... 

Bukan malu karena menyadari kesalahannya tapi malu karena tidak hebat sehingga berangan-angan jadi lebih hebat agar banyak orang mengikuti. Itupun nafsu... 

_“Keinginanmu untuk tajrid sementara Allah masih menegakkan engkau di dalam asbab, merupakan syahwah yang tersamar (halus). Dan keinginanmu kepada asbab, pada saat Allah sudah menegakkan engkau dalam tajrid, merupakan suatu kejatuhan dari himmah yang tinggi.”_ ~ Ibn Atha'illah. 

Semoga pula Allah Rabb kita mengizinkan kita melihat kemana diri menuju... Dunia atau Ridho-Nya..

Dan memampukan kita menyembelih jalan-jalan nafsu yang tak mengarah pada-Nya.

*Barakallah...*
*Selamat Hari Raya Idhul Adha*
*10 Dzulhijjah 1441 H*

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mr Go 1: MEN DP IMPIAN

REZEKI NGGAK HABIS-HABIS. Kok bisa ?